Warga Sipil Ukraina Beri Kue yang Dilumuri Racun untuk Tentara Rusia, Akibatnya Mengerikan

Laporan badan intelejen, warga Ukraina telah membunuh tentara Rusia dengan meracuni makanan dan alkohol di di Izyum, dekat Kharkiv. Apa yang dilakukan bentuk melawan balik pasukan Rusia yang menghancurkan sebagian besar kota dengan serangan peluru tanpa henti. Penduduk setempat memanggang kue untuk divisi 3 Rusia Motor Rifle, yang dilumuri dengan racun, demikian klaim Direktorat Intelijen Pertahanan Ukraina.

"Akibatnya, dua tentara tewas sekaligus, 28 lainnya dirawat intensif," kata organisasi itu dikutip The Mirror, Minggu (3/4/2022). Selain itu, 500 tentara dari Divisi Motostrils 3 berada di rumah sakit karena keracunan alkohol berat yang tidak diketahui asalnya. Warga sipil Ukraina tidak dapat menghentikan Rusia menghancurkan kota kota mereka.

Pinggiran kota Izyum, sebuah kota berpenduduk 50.000 orang, telah diratakan oleh penembakan tanpa pandang bulu dan serangan presisi. Sekolah telah dihancurkan, klinik kesehatan menjadi puing puing oleh penembakan dan rumah rumah biasa dihancurkan oleh serangan udara. Mykola Shaposhnyk, yang tinggal di sebuah desa bernama Hrushuvakha, mengatakan kepada Sky News, pesawat terbang rendah dan mengebom dengan sangat lambat, tidak terburu buru, sama sekali tidak terburu buru.

"Mereka menghapus populasi, mungkin untuk mencoba dan membuat orang meninggalkan tempat ini bahkan ayah saya, yang hidup melalui Perang (Dunia Kedua), mengatakan Jerman tidak melakukan ini. Menurut Valerii Marchenko, walikota kota Izyum, sekitar 20.000 orang saat ini terjebak di kota itu. Banyak yang bersembunyi di tempat perlindungan serangan udara, saat ini perlahan lahan kehabisan makanan dan obat obatan.

Keputusan pasukan Rusia untuk menghentikan upaya merebut Kyiv dan fokus ke bagian timur negara itu dilihat sebagai tanda kekuatan upaya perlawanan Ukraina namun pasukan Rusia meninggalkan kesengsaraan dan kehancuran di belakang mereka. Walikota kota Bucha mengatakan 300 penduduk telah terbunuh selama sebulan pendudukan oleh tentara Rusia, dan para korban dimakamkan di kuburan massal ataumasih tergeletak di jalanan. Wartawan Reuters melihat mayat tergeletak di jalan jalan. Tangan dan kaki beberapa mayat menyembul keluar dari kuburan yang masih terbuka di halaman gereja.

Leave a Reply

Your email address will not be published.